, , ,

Polresta Mamuju Ringkus TNI Gadungan Penipu Sejumlah Wanita

oleh -362 Dilihat

Wawasan Mamuju – Jajaran Polresta Mamuju berhasil meringkus seorang pria yang mengaku sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) namun belakangan diketahui hanyalah oknum gadungan. Pelaku diduga telah menipu sejumlah wanita dengan modus berpura-pura sebagai prajurit aktif untuk mendapatkan kepercayaan dan keuntungan pribadi.

Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima laporan dari beberapa korban yang merasa dirugikan secara materi maupun psikis akibat ulah pelaku.

Modus Mengaku Prajurit TNI untuk Mendapatkan Kepercayaan

Dalam menjalankan aksinya, pelaku menggunakan modus klasik namun efektif, yakni mengaku sebagai anggota TNI aktif yang tengah bertugas di wilayah tertentu. Ia kerap mengenakan atribut menyerupai seragam militer, memamerkan foto-foto palsu, serta mengarang cerita penugasan demi meyakinkan korban.

Dengan kedok tersebut, pelaku mendekati para korban, menjalin hubungan personal, hingga akhirnya meminta uang dengan berbagai alasan, mulai dari kebutuhan dinas, biaya administrasi penugasan, hingga keperluan pribadi mendesak.

Korban Mayoritas Perempuan, Alami Kerugian Finansial

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban penipuan didominasi oleh kaum perempuan yang mengenal pelaku melalui pertemanan langsung maupun media sosial. Beberapa korban mengaku mengalami kerugian finansial yang tidak sedikit akibat bujuk rayu pelaku.

Selain kerugian materi, para korban juga mengalami tekanan psikis setelah mengetahui bahwa sosok yang mereka percaya selama ini ternyata hanyalah TNI gadungan.

Polresta Mamuju
Polresta Mamuju

Baca juga: Balita Diduga Keracunan Snack Kedaluwarsa Dari Ritel Modern

Polisi Lakukan Penyelidikan Mendalam

Kapolresta Mamuju melalui jajarannya menyampaikan bahwa pelaku telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga tengah mendalami kemungkinan adanya korban lain serta menelusuri apakah pelaku beraksi seorang diri atau melibatkan pihak lain.

Barang bukti yang diamankan antara lain atribut menyerupai perlengkapan militer, identitas palsu, serta sejumlah barang yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya.

Terancam Jerat Hukum Berlapis

Atas perbuatannya, pelaku terancam dijerat dengan pasal penipuan dan pemalsuan identitas sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Ancaman hukuman pidana penjara pun tidak ringan, mengingat perbuatan pelaku merugikan banyak pihak dan mencoreng nama institusi TNI.

Polisi menegaskan akan memproses kasus ini secara profesional dan transparan hingga tuntas.

Imbauan Polisi: Waspada Terhadap Oknum Mengaku Aparat

Polresta Mamuju mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap oknum yang mengaku sebagai aparat negara, baik TNI maupun Polri. Masyarakat diminta tidak mudah percaya, terlebih jika yang bersangkutan mulai meminta uang atau bantuan finansial dengan alasan yang tidak jelas.

Jika menemukan indikasi penipuan serupa, warga diminta segera melapor ke pihak kepolisian terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti.

Kasus Jadi Pelajaran Bersama

Pengungkapan kasus TNI gadungan ini diharapkan menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menjalin hubungan, khususnya dengan orang yang baru dikenal. Di sisi lain, langkah cepat Polresta Mamuju juga menunjukkan komitmen kepolisian dalam melindungi masyarakat dari kejahatan berbasis penipuan dan penyalahgunaan identitas.

Polisi memastikan pintu pengaduan tetap terbuka bagi masyarakat yang merasa menjadi korban atau memiliki informasi tambahan terkait kasus tersebut.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.