, ,

Sekolah Rakyat Sulbar Perluas Sosialisasi di Tahun 2026

oleh -625 Dilihat

Wawasan Mamuju – Program Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) akan memperluas jangkauan sosialisasi pada tahun 2026. Langkah ini dilakukan guna meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap konsep, tujuan, serta manfaat Sekolah Rakyat sebagai alternatif pendidikan yang inklusif dan berpihak pada kelompok masyarakat kurang mampu.

Perluasan sosialisasi tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memastikan program Sekolah Rakyat benar-benar dipahami dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat di seluruh kabupaten di Sulbar.

Perkuat Akses Pendidikan bagi Masyarakat Kurang Mampu

Sekolah Rakyat dirancang sebagai model pendidikan yang memberikan akses belajar bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera, yang selama ini terkendala faktor ekonomi, geografis, maupun sosial. Melalui sosialisasi yang lebih masif, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat yang mengetahui mekanisme pendaftaran, kurikulum, serta fasilitas yang disediakan.

“Kami ingin memastikan tidak ada anak di Sulbar yang tertinggal pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi. Sosialisasi akan kami perkuat dan perluas pada 2026,” ujar perwakilan pemerintah daerah.

Sosialisasi Menyasar Hingga Tingkat Desa

Pada tahun 2026, sosialisasi Sekolah Rakyat tidak hanya dilakukan di tingkat provinsi dan kabupaten, tetapi juga akan menyentuh hingga kecamatan dan desa. Pemerintah berencana melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta lembaga pendidikan agar informasi dapat tersampaikan secara merata.

Metode sosialisasi akan dilakukan melalui berbagai cara, mulai dari pertemuan langsung, dialog masyarakat, media sosial, hingga kerja sama dengan sekolah formal dan lembaga kemasyarakatan.

Evaluasi Program Jadi Dasar Pengembangan

Perluasan sosialisasi ini juga didasari oleh hasil evaluasi pelaksanaan Sekolah Rakyat pada tahun-tahun sebelumnya. Dari evaluasi tersebut, ditemukan bahwa masih ada masyarakat yang belum sepenuhnya memahami konsep Sekolah Rakyat, sehingga diperlukan pendekatan komunikasi yang lebih intensif dan berkelanjutan.

Pemerintah daerah menilai bahwa pemahaman yang baik dari masyarakat akan mendorong partisipasi aktif, sekaligus meningkatkan efektivitas program.

sosialisasi
sosialisasi

Baca juga: Imigrasi Mamuju Gelar Operasi Wirawaspada Tahun 2025

Dukungan Lintas Sektor Terus Diperkuat

Untuk menyukseskan rencana ini, Sekolah Rakyat Sulbar akan memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan dinas pendidikan, dinas sosial, organisasi kemasyarakatan, dan dunia usaha. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan informasi sekaligus mendukung keberlanjutan program.

Selain itu, keterlibatan relawan pendidikan dan komunitas lokal juga dinilai penting untuk menjangkau wilayah-wilayah terpencil.

Dorong Kesetaraan dan Keadilan Pendidikan

Sekolah Rakyat hadir sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulbar dalam mendorong kesetaraan dan keadilan pendidikan. Program ini tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga penguatan karakter, keterampilan hidup, dan nilai-nilai sosial.

Dengan sosialisasi yang lebih luas, diharapkan stigma terhadap pendidikan nonformal dapat diminimalisir, serta kepercayaan masyarakat terhadap Sekolah Rakyat semakin meningkat.

Targetkan Partisipasi Masyarakat Meningkat

Melalui perluasan sosialisasi di tahun 2026, pemerintah menargetkan peningkatan jumlah peserta didik dan keterlibatan masyarakat dalam program Sekolah Rakyat. Pemerintah optimistis, dengan dukungan semua pihak, Sekolah Rakyat dapat menjadi solusi nyata dalam mengatasi kesenjangan pendidikan di Sulawesi Barat.

“Pendidikan adalah hak setiap anak. Sekolah Rakyat adalah wujud nyata kehadiran negara untuk memastikan hak itu terpenuhi,” pungkasnya.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.