Wawasan Mamuju – Sebanyak 1.411 peserta tercatat mendaftar sebagai calon anggota Kepolisian Republik Indonesia melalui Polda Sulawesi Barat. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk bergabung menjadi aparat penegak hukum.
Pendaftaran ini merupakan bagian dari proses penerimaan anggota Polri yang rutin dilaksanakan setiap tahun.
Didominasi Generasi Muda
Para pendaftar didominasi oleh kalangan generasi muda yang ingin mengabdikan diri kepada negara. Mereka berasal dari berbagai latar belakang pendidikan dan daerah di Sulawesi Barat.
Semangat untuk berkarier di institusi kepolisian menjadi motivasi utama para peserta.

Baca juga: Kakanwil Kemenkum Sulbar Dorong Kinerja Jajaran usai Lebaran
Seleksi Dilakukan Secara Ketat
Polda Sulawesi Barat menegaskan bahwa proses seleksi akan dilakukan secara ketat dan transparan. Tahapan seleksi meliputi pemeriksaan administrasi, tes kesehatan, kemampuan fisik, hingga psikologi.
Hal ini dilakukan untuk memastikan hanya kandidat terbaik yang dapat lolos menjadi anggota Polri.
Tekankan Prinsip Bersih dan Transparan
Dalam pelaksanaannya, Polda Sulbar menekankan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH). Peserta diimbau untuk tidak mempercayai pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
Komitmen ini menjadi bagian dari upaya menjaga integritas dalam proses rekrutmen.
Harapan Lahirkan Polisi Profesional
Melalui proses seleksi ini, diharapkan dapat lahir anggota Polri yang profesional, berintegritas, dan siap melayani masyarakat. Polda Sulawesi Barat optimistis para peserta yang lolos nantinya mampu menjalankan tugas dengan baik.
Penerimaan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sumber daya manusia di tubuh Polri






