, ,

KPPN Mencatat Realisasi Dana Desa Mamuju Capai 84,42

oleh -864 Dilihat

Wawasan Mamuju – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Mamuju melaporkan bahwa realisasi penyaluran Dana Desa tahun 2025 di Kabupaten Mamuju telah mencapai angka 84,42 persen dari total alokasi yang ditetapkan pemerintah pusat. Capaian ini menunjukkan pengelolaan dana desa di wilayah tersebut berjalan cukup baik meski masih menyisakan sejumlah tantangan di lapangan.

Realisasi Dana Desa Hampir Rampung

Kepala KPPN Mamuju mengungkapkan, dari total alokasi Dana Desa yang dikucurkan, sebagian besar sudah tersalurkan kepada desa penerima. Dana tersebut diprioritaskan untuk mendukung program pembangunan infrastruktur desa, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga penguatan ketahanan ekonomi lokal.

“Realisasi 84,42 persen ini cukup positif, karena menandakan pemerintah desa aktif memanfaatkan dana sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Prioritas pada Pembangunan dan Pemberdayaan

Sejalan dengan arahan pemerintah pusat, Dana Desa di Mamuju banyak diarahkan untuk pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan desa, irigasi, dan sarana air bersih. Selain itu, dana juga digunakan untuk program pemberdayaan masyarakat, seperti pelatihan keterampilan, pemberian modal usaha kecil, serta pengembangan produk lokal.

Program padat karya tunai juga menjadi salah satu fokus pemanfaatan dana, sehingga masyarakat desa bisa langsung merasakan manfaat dalam bentuk peningkatan pendapatan.

Realisasi Dana Desa
Realisasi Dana Desa

Baca juga: Kemenhaj ‘Sisir’ Kebocoran Penyelenggaran Haji Melalui Pengadaan

Dukungan untuk Penurunan Stunting

Selain pembangunan fisik, sebagian dana desa juga dialokasikan untuk mendukung program penanganan stunting. Desa-desa di Mamuju mendorong kegiatan posyandu, penyediaan makanan bergizi bagi anak dan ibu hamil, serta penyuluhan kesehatan masyarakat.

“Penggunaan dana desa tidak hanya untuk membangun jalan atau fasilitas, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan dan gizi masyarakat, terutama untuk menekan angka stunting,” ungkap pejabat KPPN.

Tantangan dan Hambatan

Meski capaian cukup tinggi, KPPN mencatat masih ada desa yang terkendala dalam hal administrasi, terutama penyusunan laporan pertanggungjawaban. Keterbatasan sumber daya manusia di tingkat desa disebut menjadi salah satu faktor lambannya pencairan tahap akhir.

“Kami terus melakukan pendampingan kepada aparat desa agar penyaluran bisa mencapai 100 persen sesuai target waktu. Transparansi dan akuntabilitas tetap menjadi perhatian utama,” tambahnya.

Harapan Capai 100 Persen di Akhir Tahun

Dengan capaian 84,42 persen, KPPN Mamuju optimis realisasi dana desa akan rampung 100 persen menjelang akhir tahun. Pemerintah daerah bersama perangkat desa diminta mempercepat proses administrasi agar penyaluran tidak terhambat.

“Kami berharap seluruh desa dapat segera menyelesaikan kewajiban administrasinya, sehingga Dana Desa bisa benar-benar tuntas disalurkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutup Kepala KPPN Mamuju.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.