, ,

Apresiasi Penanaman Pohon, AMPAS Ajak Masyarakat Hijaukan Sulbar

oleh -737 Dilihat

Mamuju – Aliansi Mahasiswa Pecinta Alam Sulawesi Barat (AMPAS) memberikan apresiasi tinggi terhadap gerakan penanaman pohon yang belakangan gencar dilakukan di berbagai daerah di Sulbar. Menurut AMPAS, kegiatan ini bukan hanya simbolis, tetapi langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi dampak perubahan iklim yang semakin terasa.

Menjawab Tantangan Lingkungan

Ketua AMPAS, Rahman, menyampaikan bahwa kondisi lingkungan di Sulbar perlu mendapatkan perhatian serius. Masifnya pembukaan lahan, aktivitas pertambangan, serta alih fungsi hutan berpotensi memperparah kerusakan ekosistem. “Penanaman pohon harus menjadi gerakan bersama. Kita tidak bisa menyerahkan tugas menjaga lingkungan hanya kepada pemerintah. Semua lapisan masyarakat harus ikut,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa penanaman pohon bukan sekadar seremonial, tetapi harus diikuti dengan perawatan berkelanjutan. “Kalau hanya tanam lalu ditinggalkan, hasilnya tidak akan maksimal. Perlu ada monitoring agar pohon yang ditanam bisa tumbuh dan memberi manfaat,” tambahnya.

Masyarakat Didorong Ambil Peran

AMPAS mendorong agar gerakan penghijauan tidak hanya dilakukan di area hutan, melainkan juga di pemukiman, bantaran sungai, sekolah, hingga halaman rumah. Dengan cara itu, masyarakat bisa ikut aktif menghijaukan lingkungannya sendiri.

“Kalau setiap rumah menanam minimal satu pohon produktif, misalnya mangga atau rambutan, maka dalam beberapa tahun ke depan Sulbar akan lebih hijau sekaligus memberikan manfaat ekonomi,” jelas Rahman.

Selain itu, AMPAS juga mendorong keterlibatan generasi muda. Melalui komunitas, kampus, dan organisasi kepemudaan, mereka ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan adalah investasi jangka panjang.

AMPAS
AMPAS

Baca juga: Distribusi MBG Diawasi Ketat, Polda Sulbar Terapkan Sistem IT Kolaboratif

Apresiasi untuk Semua Pihak

AMPAS memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, hingga komunitas pecinta lingkungan yang sudah aktif menginisiasi kegiatan penanaman pohon. “Kami melihat gerakan ini mulai menyebar, dari desa hingga kota. Ini hal yang positif, dan harus terus diperluas,” ungkap Rahman.

Menurutnya, semakin banyak pihak terlibat, semakin besar pula dampak yang bisa dirasakan. Selain mengurangi potensi bencana banjir dan tanah longsor, penghijauan juga bermanfaat memperbaiki kualitas udara serta menjadi ruang hidup baru bagi satwa.

Harapan Sulbar Lebih Hijau

AMPAS berharap penanaman pohon menjadi gerakan kolektif yang konsisten. Mereka juga berkomitmen akan terus melakukan edukasi lingkungan melalui kampanye, diskusi publik, serta aksi nyata di lapangan.

“Kami ingin Sulbar bukan hanya dikenal dengan laut dan budayanya, tapi juga dengan hutan yang rimbun dan udara yang bersih. Mari sama-sama kita hijaukan Sulbar untuk masa depan yang lebih baik,” pungkas Rahman.

Penutup

Gerakan penanaman pohon yang diapresiasi oleh AMPAS menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat Sulbar. Dengan keterlibatan berbagai pihak, penghijauan diharapkan mampu menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.